MG Insight: OMNIBUS Law Series

MATAGARUDA.org- Polemik UU Cipta Kerja yang sempat menuai pro dan kontra di kalangan masyarakat pada tahun 2020 silam turut mendorong para alumni dan awardee LPDP yang tergabung dalam Mata Garuda untuk memberikan sebuah rangkuman insight mengenai poin-poin penting terkait undang-undang ini.

Dalam proses pengumpulan informasi dan data, Tim Mata Garuda menemukan potensi positif dan negatif yang perlu diperhatikan dalam UU Cipta Kerja ini. Memahami adanya dua kemungkinan tersebut merupakan suatu keharusan bagi masyarakat agar kita bisa bersama-sama dalam mengawal dan mengawasi penerapan UU Cipta Kerja di segala lini sektor kehidupan masyarakat.

Hal positif yang bisa didorong dengan adanya UU Cipta Kerja ini antara lain: 1) penyederhanaan regulasi; 2) penyelarasan aturan yang tidak konsisten; dan 3) harmonisasi kebijakan antara pusat dan daerah.

Namun, banyak pihak juga menuding, proses pengesahan UU Cipta Kerja ini juga memiliki beberapa kekurangan, seperti: 1) potensi pengabaian asas pembentukan UU; 2) potensi mengurangi partisipasi publik; 3) potensi kebingungan dalam memahami konteks undang-undang.

Dalam MG Insight kali ini, para pembaca akan diberikan beberapa paparan singkat mengenai apa dan mengapa UU ini perlu untuk dicermati bersama, khususnya dari segi investasi, UMKM, HAM, ketenagakerjaan, lingkungan, dan lain sebagainya.

Di bawah ini adalah pranala yang bisa diakses untuk memperoleh informasi lengkap mengenai hasil data analisis Tim Mata Garuda mengenai UU Cipta Kerja:

MG Insight: UU Cipta Kerja untuk apa? (1)


MG Insight: Potensi dan Risiko di Sektor Lingkungan di balik UU Cipta Kerja (2)


MG Insight: Potensi dan Risiko di Sektor HAM di balik UU Cipta Kerja (3)


MG Insight: Potensi dan Risiko di Sektor Hukum dan Administrasi Pemerintahan di balik UU Cipta Kerja (4)


MG Insight: Potensi dan Risiko di Sektor Ekonomi di balik UU Cipta Kerja (5)

Default image
editor
Articles: 12

Leave a Reply