Mewujudkan Indonesia Emas 2045

"Kami titipkan bangsa ini pada kalian wahai Mata Garuda!"

Penandatanganan MoU LPDP dengan Pemerintah Daerah Lombok Utara dalam Rangka Percepatan Pengembangan SDM

Author: Tim Mata Garuda

shadow

(Lombok Utara, 07/03) – Masih dalam rangka untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia yang ada di daerah, Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) kembali mengadakan penandatangan MoU (Memorandum of Understanding), kali ini dengan Pemerintah Daerah Lombok Utara. Acara dilaksanakan pukul 09.00 WITA – 13.00 WITA, tanggal 7 Maret 2016 di Hotel Medana Bay Marina, Lombok Utara. Kegiatan ini dihadiri oleh Direktur LPDP Muhammad Makhdum dan Bupati Lombok Utara Najmul Ahyar serta alumni LPDP Ayu Hema Ajeng Diwasasri sebagai perwakilan Mata Garuda.

Bupati Lombok Utara Najmul Ahyar menjelaskan, fokus bidang yang dibutuhkan oleh Lombok Utara antara lain: Kesehatan, Pendidikan, dan Pariwisata. Demi mendukung bidang kesehatan, Pemerintah Lombok Utara sudah bekerjasama dengan beberapa bank swasta dalam hal pengadaan ambulans gratis. Najmul juga masih akan mengajak bank lain untuk memberikan ambulans dengan menggunakan dana CSR mereka. Najmul berharap Beasiswa LPDP dapat mendukung pembangunan dalam bidang pendidikan dan beasiswa yang nantinya diberikan dapat dimanfaatkan oleh seluruh lapisan masyarakat, baik umum maupun PNS.

 

Direktur LPDP Muhammad Makhdum (enam dari kiri) dan Bupati Lombok Utara Najmul Ahyar (tujuh dari kiri) berfoto bersama pejabat Pemda dan beberapa awardee LPDP Universitas Negeri Mataram setelah penandatanganan MoU (Senin, 07/03/2016).

 

Direktur LPDP Muhammad Makhdum menjelaskan, sejak 2010, pendiri LPDP berangan-angan agar bagaimana anak Indonesia bisa melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi secara gratis. Keinginan ini kemudian diwujudkan dengan membentuk LPDP. Direktur LPDP sangat mengapresiasi inisiatif Bupati Lombok Utara. MoU di Lombok Utara merupakan yang kedua setelah Kabupaten Bantaeng. Akan tetapi, Kabupaten Bantaeng sudah terlebih dahulu mengenal LPDP sehingga Lombok Utara menjadi yang pertama memiliki inisiatif murni untuk bekerjasama dengan LPDP. Diharapkan ke depan pemberian beasiswa LPDP akan melalui proses yang bertahap, misalnya dimulai dari lingkup terkecil yaitu per kecamatan ditargetkan 2 orang, lalu meningkat targetnya ke lingkup kabupaten.

 

Suasana saat sesi pemaparan beasiswa LPDP pada acara penandatanganan MoU di Lombok Utara (Senin, 07/03/2016).

 

Dalam sesi pemaparan oleh Muhammad Makhdum, diungkapkan bahwa sedikitnya 20% dari total dana APBN dialokasikan untuk dana pendidikan. Dana tersebut lalu diambil sisanya untuk dijadikan dana abadi pendidikan yang kemudian dikelola oleh LPDP melalui berbagai bentuk investasi. Dana yang dimiliki LPDP per Maret 2016 mencapai 15,6 T. Perkiraan pengeluaran LPDP di tahun 2016 adalah 2,3 T yang digunakan untuk seluruh program LPDP. Tugas utama LPDP ada 4 yaitu: Pengelolaan dana, pendidikan, dana riset, dan dana rehabilitasi fasilitas pendidikan. Jumlah penerima beasiswa LPDP hingga saat ini mencapai 9.145 awardee. Di tahun 2016, LPDP menargetkan 5000 awardee baru untuk seluruh jenis beasiswa. Khususnya di Lombok Utara, target beasiswa-nya adalah beasiswa afirmasi yaitu pemberian beasiswa untuk mereka yang berasal dari daerah 3T (terluar, terdepan, tertinggal). Mereka yang menuntut pendidikan dasar di daerah Lombok Utara dan atau daerah afirmasi akan menjadi sasaran beasiswa ini. Selain itu, beasiswa afirmasi ini juga diperuntukkan bagi mereka yang sudah bekerja di Lombok Utara minimum 3 tahun, baik PNS maupun non-PNS. Penerima beasiswa yang melalui skema LPDP-Pemda Lombok Utara ini nantinya akan mendapat rekomendasi langsung dari Bupati Lombok Utara dan harus menandatangani nota perjanjian dihadapan notaris untuk kembali dan mengabdi di Lombok Utara setelah selesai studi. (Tim Mata Garuda)